Pages

Minggu, 24 April 2011

Obat Penyakit Tifus, Cacing Tanah


Penyakit tifus (typhus, typhoid fever) merupakan penyakit yang kadangkala menjadi langganan segelintir orang. Gejala tifus antara lain: suhu badan meningkat, demam, nafsu makan menurun, mual, muntah, kepala pening, adalah beberapa ciri dari sakit ini. Tifus (Typhus) adalah penyakit yang diakibatkan oleh bakteri Salmonella typhi yang menyerang pencernaan manusia khususnya Usus.

Ada obat tradisional yang sampai sekarang diandalkan sebagian masyarakat, yaitu Cacing Tanah (Cacing Kalung, Pheretima aspergillum). Dulu ketika khasiat Cacing Tanah ini belum terbukti secara medis, masyarakat pedesaan sudah sering mempergunakannya untuk mengobati sakit tifus, maag, dan perut kembung dengan cara meminum air rebusannya, yang dapat dicampur dengan madu atau kunyit supaya terasa “enak”. Kini cacing sudah dikemas dalam berbagai bentuk, termasuk dalam bentuk kapsul praktis yang terjangkau harganya yang dapat diperoleh di toko obat atau apotek terdekat.

Cacing tanah di dunia telah teridentifikasi sebanyak 1.800 spesies. Dari jumlah tersebut, ada dua spesies, yaitu Lumbricus rubellus (dikenal dengan cacing eropa atau introduksi) dan Pheretima aspergillum (dikenal dengan nama cacing kalung atau di long), yang banyak digunakan dalam pengobatan tradisional. L. rubellus telah banyak dibudidayakan di Indonesia, sedangkan Ph. aspergillum belum banyak dibudidayakan.

Ketika kita mencari obat demam atau tifus di toko obat cina, penjual akan menyarankan supaya menggunakan cacing kering untuk direbus dan diminum airnya, atau kalau tidak suka dengan baunya yang cukup menyengat, bisa memakan dalam bentuk kering yang sudah dimasukkan dalam kapsul. Cacing kering yang diberikan itu adalah jenis Ph. Aspergillum. Penelitian telah banyak dilakukan untuk mengetahui efek farmakologi cacing tanah terhadap penyakit tifus. Dalam kasus penyakit tifus, ekstrak cacing tanah bisa bekerja dari dua sisi, yaitu membunuh bakteri penyebabnya sekaligus menurunkan demamnya.

Beberapa orang yang merasa penyakit tifus ini sering menjadi langganannya biasanya sudah hapal akan gejala gejala tifus. Biasanya akan diawali dengan demam tinggi dan menggigil selama beberapa jam terutama di malam hari disertai rasa mual. Nah, pada tahap ini mereka sudah tahu, kalau 'penyakit langganan' akan datang mengganggu kesehatan. Keesokan paginya ketika bangun tidur, kepala akan mulai pusing dan pening. Sebelum nafsu makan benar-benar drop, tips mereka adalah: langsung makan yang banyak, walau rasanya tidak enak di lidah, tapi motivasikan diri anda kalau ingin cepat pulih dan segera beraktifitas. Tidak lupa untuk meminum 3 kapsul cacing setelah makan, 3 kali sehari. Bila dirasa sakitnya sudah meningkat ditandai dengan gejala muntah-muntah, 3 kapsul cacing dapat ditambah dengan obat antibiotik seperti Amoxicillin (lebih baik dengan resep dokter). Jangan lupa, makan teratur, hindari makan makanan asam, pedas, dan soda bila perut anda kosong, akan lebih baik untuk mencegah penyakit ini datang.


Sumber: piogama.ugm.ac.id & pupungbp.erastica.com.

0 komentar:

Poskan Komentar